Pemrograman Berorientasi Obyek

by 06.14 0 komentar
                Pemrograman bahasa C++ dapat mengurangi kekompleksitasan, terutama pada program besar yang terdiri dari 10.000 baris atau lebih.
                Sebuah obyek dapat digambarkan sebagai departemen-departemen di dalam sebuah perusahaan bisnis, seperti
  • -          Penjualan
  • -          Akunting
  • -          Personalia


Pembagian depateremen dalam perusahaan berfungsi untuk mempermudah pengerjaan dalam perusahaan, demikian juga dalam program bahasa C++ ini kita membuat bahasa berorientasi obyek (PBO) untuk mempermudah pengerjaan suatu program dengan cara pemanggilan. Analogi dari hal ini, kalau seseorang bermaksud menggunakan obyek ia cukup mengirim suatu pesan ke obyek dan obyek itu sendiri yang akan menanganinya. 

Fungsi Anggota, Metode, Data, Variable Instans
                Dalam suatu program aplikasi, data yang melekat pada obyek dinamakan fungsi anggota (member function). Fungsi ini merupakan satu-satunya cara untuk mengakses terhadap anggota data dari obyek.
Untuk membaca suatu anggota data , Anda harus memanggil fungsi anggota. Dengan kata lain, data bersifat tersembunyi bagi fungsi-fungsi di luar fungsi anggota. Pemanggilan fungsi dinamakan dengan “Pengiriman pesan ke obyek”.


Obyek dan Kelas
                Obyek sebenarnya anggota dari kelas, jadi kelas adalah kumpulan dari beberapa obyek. Anda pasti kenal dengan Dewi Persik, Saeful Jamil, Cita Citata. Ya, mereka semua adalah seorang penyanyi  dangdut yang sangat kondang pada saat ini. Secara tersendiri mereka di ibaratkan sebagai obyek dan nama “penyanyi dangdut” sebagai kelas.
               
Karakteristik PBO
Ada tiga karakteristik dari bahasa yang berorientasi obyek, yaitu :
  • -          Encapsulation
  • -          Inheritance
  • -          Polymorphism

Tiga karakteristik tersebut mendukung reusability (pengembangan). Reusability merupakan faktor dari kualitas perangkat lunak.
                Sedikit tentang reusability yaitu suatu sifat yang memperkenankan kelas yang telah dibuat dan diuji dapat didistribusikan ke pemrograman lain untuk dipakai pada program-program mereka.
Oke, kita akan membahas lebih mendalam atau lebih mendetail dari masing-masing karakteristik PBO
  •  Encapsulation (Pengkapsulan)

Pengemasan data dan fungsi dalam wadah bernama obyek dinamakan encapsulation atau pengapsulan. Data tidak lagi diperlakukan sebagai komponen kedua setelah fungsi, melainkan mempunyai kedudukan yang sama dengan fungsi
  • Inheritance (Pewarisan)Pewarisan ini merupakan sifat dalam bahasa berorientasi obyek yang memungkinkan untuk di turunkan ke kelas lain. Contoh dalam lingkungan sehari-hari, misalnya pada kucing. Kucing sebagai kelas, kucing mempunyai sifat antara lain :

·         Dapat mengeong
·         Berkaki empat
Apabila Jerry adalah kucing, makan Jerry juga memiliki sifat-sifat umum dari kucing lain. Tetapi tentu saja, Jerry bisa saja mempunyai sifat yang lain, seperti pemalas atau gemuk.

  • -          Polymorphism

Polymorphism merupan suatu konsep yang menyatakan sesuatu yang sama dapat memiliki berbagai bentuk dan perilaku yang berbeda. Istilah ini diambil dari bahasa yunani yang berarti mempunyai banyak bentuk.
Sebagai contoh kasusnya yaitu jika Anda membuat suatu fungsi bernama gambar. Jika Anda hanya menyertakan posisi x dan y saja maka yang digambar adalah titik. Jika yang disertakan adalah dua pasang x dan y, maka akan berupa garis. Jika Anda menyertakan posisi x dan y serta jari-jari, yang digambar adalah lingkaran.



Unknown

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar